Potensi Awan Hujan Terbuka 4-8 September, OMC Dimaksimalkan di Kalbar

- Redaksi

Jumat, 4 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

posberitautama.com | | Jakarta : Pemerintah memaksimalkan potensi awan hujan pada 4-8 September 2026 untuk mendukung operasi modifikasi cuaca (OMC) di Kalimantan Barat. Langkah ini dilakukan di tengah kondisi asap yang masih pekat, meski penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus menunjukkan penurunan.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, mengatakan penanganan karhutla di Kalbar masih menghadapi persoalan asap, terutama karena karakteristik lahan gambut. Menurutnya, api di sejumlah lokasi telah berhasil dipadamkan, namun asap masih bertahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi memang terjadi penurunan, meskipun sangat pekat ini apa asapnya ya kabutnya ini bisa-bisa selesai itu nanti kalau setelah datang hujan yang deras. Mudah-mudahan ini tanggal 4 September 2026 informasinya Pak Menteri itu sampai tanggal 10 kita bisa lakukan OMC,” ujar Suharyanto dalam rakor penanganan karhutla dj Pontianak, Jumat (4/9/2026).

Baca Juga:  Kemenaker : Peringkat 19 Dunia di WSC 2026 Bukti Ketangguhan Talenta Vokasi Indonesia

Suharyanto mengatakan hujan deras diharapkan dapat membantu mengatasi kondisi tersebut. Untuk mengejar peluang hujan tersebut, BNPB merencanakan pengerahan dua pesawat Cassa untuk melaksanakan OMC di Kalbar.

“Untuk Kalimantan Barat kami rencanakan untuk dua unit pesawat Cassa ini untuk melaksanakan OMC. Asap itu bisanya hanya oleh hujan, gitu ya apinya sudah padam tetapi asapnya ini yang mengganggu kehidupan masyarakat, ujar Suharyanto.

Pada kesempatan yang sama Menhut Raja Antoni mengatakan terdapay peluang potensi awan hujan di Kalbar pada 4-8 September yang akan dimaksimalkan untuk OMC. Ia menegaskan setiap bibit awan yang memungkinkan untuk disemai akan dimanfaatkan, termasuk di wilayah yang belum terdampak karhutla untuk mendukung pembasahan dan menjaga tinggi muka air tanah

“Alhamdulillah tadi dengan BMKG ada potensi awan hujan di Kalimantan Barat ini dari tanggal 4 sampai tanggal 8. Tadi Pak Danlanud sudah sepakat, sampai tengah malam pun kalau potensi awan hujan ada, jalan,” ujar Menhut Raja Antoni.

Baca Juga:  Komisi IV DPR Apresiasi Kinerja Manggala Agni Kememhut

Menhut Raja Antoni juga memastikan dukungan pesawat untuk OMC tetap disiagakan hingga 13 September. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar setiap peluang pembentukan awan hujan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk membantu penanganan sekaligus mencegah munculnya kebakaran baru.

“Di mana pun ada bibit awan gitu ya, semainya, meskipun tidak langsung terkait dengan lokasi terjadinya karhutla, kita hajar. Pembasahan, meninggikan tinggi muka air tanah, supaya sekali lagi tidak akan terjadi kebakaran,” tegasnya.

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

Reporter : Edo

Berita Terkait

Penindakan Karhutla, Menhut Raja Juli Pastikan Perusahaan Besar Ditindak
Kemenaker : Peringkat 19 Dunia di WSC 2026 Bukti Ketangguhan Talenta Vokasi Indonesia
Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni : Mereka Tak Bisa Minta Tolong
Komisi IV DPR Apresiasi Kinerja Manggala Agni Kememhut
Menhut Raja Antoni : Banpres Karhutla Bukti Perhatian Presiden Prabowo untuk Masyarakat Sumsel
Cek Langsung Karhutla IKN, Pemerintah Jaga Zona Inti Dari Api
Tegas ! Menhut Kembali Bekukan 3 Perisahaan di Kaltim Terkait Karhutla
Wapres Gibran Tinjau Karhutla Kalbar, Menhut Raja Antoni Dampingi 

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:28 WIB

Penindakan Karhutla, Menhut Raja Juli Pastikan Perusahaan Besar Ditindak

Selasa, 29 September 2026 - 14:20 WIB

Kemenaker : Peringkat 19 Dunia di WSC 2026 Bukti Ketangguhan Talenta Vokasi Indonesia

Jumat, 18 September 2026 - 10:36 WIB

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni : Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Kamis, 17 September 2026 - 13:16 WIB

Komisi IV DPR Apresiasi Kinerja Manggala Agni Kememhut

Selasa, 15 September 2026 - 21:38 WIB

Menhut Raja Antoni : Banpres Karhutla Bukti Perhatian Presiden Prabowo untuk Masyarakat Sumsel

Berita Terbaru