Kelompok Aktivis KAP Serukan Masyarakat Jaga Perdamaian dan Tolak Aksi Anarkis dalam Momentum September Hitam

- Redaksi

Sabtu, 26 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

posberitautama.com | | JAKARTA, Para aktivis yang tergabung dalam kelompok KAP mengimbau seluruh masyarakat untuk menyikapi momentum September Hitam dengan tenang, kritis, dan bermartabat. Hal tersebut disampaikan dalam forum diskusi sekaligus kepada media di Jakarta, Sabtu, 26 September 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Momentum ini hendaknya menjadi ruang untuk mengenang berbagai persoalan kemanusiaan serta memperkuat komitmen bersama terhadap keadilan, demokrasi, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia, bukan menjadi alasan untuk melakukan tindakan anarkis maupun kekerasan,” ujar Ketua KAP.

 

Selanjutnya, Ketua KAP menyampaikan bahwa pihaknya memahami isu-isu yang diangkat dalam momentum September Hitam dapat membangkitkan rasa prihatin, kekecewaan, bahkan kemarahan. Namun, setiap aspirasi akan jauh lebih bermakna apabila disampaikan melalui cara-cara yang damai, tertib, dan bertanggung jawab.

Baca Juga:  Pelayanan Humanis, Polisi Berbagi Roti dan Air di Tengah Aksi

 

“Kekerasan, perusakan fasilitas umum, bentrokan, maupun tindakan yang membahayakan keselamatan masyarakat justru berpotensi mengaburkan substansi perjuangan dan merugikan banyak pihak,” lanjutnya.

 

Karena itu, KAP menyerukan kepada seluruh masyarakat, khususnya para pemuda dan kelompok aktivis, agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, ajakan yang mengarah pada kekerasan, maupun konten di media sosial yang sengaja memperuncing situasi.

Baca Juga:  Polda Metro Jaya Kedepankan Pelayanan Humanis dalam Penyampaian Pendapat Buruh di DPR/MPR RI

 

“Mari memeriksa sumber informasi, menghindari penyebaran kabar bohong, dan tidak mengambil tindakan berdasarkan emosi sesaat,” sambungnya.

 

Terakhir, Ketua KAP mengimbau masyarakat yang akan menyampaikan pendapat di ruang publik agar senantiasa menjaga ketertiban, menghormati pengguna jalan dan masyarakat sekitar, serta mengedepankan dialog.

 

“Perbedaan pandangan merupakan bagian dari kehidupan demokratis dan tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling bermusuhan,” pungkasnya.

 

Reporter : Edo

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Atur Lalu Lintas Sore Hari, Bantu Kelancaran Mobilitas Warga
Anggaran Mebel dan Laptop Disdikbud Tangsel Disorot, LSM KPK – RI Desak Kejati Banten Dalami Laporan
Bareskrim Polri dan BNN Kerahkan 462 Personel, Periksa Sejumlah Kelab Malam di Jakarta dan Tangerang
FKDMI Jakarta Barat Menggelar Aksi Finalis Festival Dai Muda Tahun 2026
Tawuran Pelajar di Cikunir Berawal dari Komunikasi Lewat Instagram, Polisi Amankan Enam Pelajar
Brimob Polda Metro Jaya Kawal Penindakan dan Pemulihan Kampung Ambon
MIO Indonesia Desak Mensesneg Audit Total PPKK Kemayoran dan Hentikan Pungli di Rusun Warga 
Polri Mutasi 12 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan di Bareskrim hingga Kewilayahan Bergeser

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Polda Metro Jaya Atur Lalu Lintas Sore Hari, Bantu Kelancaran Mobilitas Warga

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Anggaran Mebel dan Laptop Disdikbud Tangsel Disorot, LSM KPK – RI Desak Kejati Banten Dalami Laporan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Bareskrim Polri dan BNN Kerahkan 462 Personel, Periksa Sejumlah Kelab Malam di Jakarta dan Tangerang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:11 WIB

FKDMI Jakarta Barat Menggelar Aksi Finalis Festival Dai Muda Tahun 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Tawuran Pelajar di Cikunir Berawal dari Komunikasi Lewat Instagram, Polisi Amankan Enam Pelajar

Berita Terbaru