Potensi Awan Hujan 10-15 September di Jambi Meluas, Pemerintah Perkuat OMC

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

portalberitautama.com | | Jakarta : Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyiapkan penguatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan memaksimalkan potensi awan hujan yang tersedia. Berdasarkan informasi BMKG, peluang awan hujan di Jambi diperkirakan meluas pada 10-15 September.

Potensi awan hujan tersebut sebelumnya disampaikan oleh Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Thaha (STS) Jambi Ibnu Sulistyono dalam Rakor Karhutla di Jambi, Selasa (2/9/2026). Rakor ini dipimpin oleh Menhut Raja Juli Antoni, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Jambi Al Haris, dihadiri oleh kepala daerah, TNI Polri, Manggala Agni Kemenhut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Potensi awan hujan saat ini disebut masih terbatas di sejumlah wilayah Jambi. Namun, pada periode 10-15 September, peluang munculnya awan hujan diperkirakan mencakup wilayah Jambi secara lebih luas.

Baca Juga:  Wapres Gibran Tinjau Karhutla Kalbar, Menhut Raja Antoni Dampingi 

Menhut Raja Antoni sebelumnya menegaskan bahwa setiap potensi awan hujan yang tersedia akan dimaksimalkan untuk mendukung penanganan karhutla. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menghadapi September yang disebut sebagai periode penting dalam penanganan karhutla.

“yang paling efektif itu OMC, itu nggak ada lawan. Baik itu hujan alami maupun itu OMC, hujan. Karena hanya dengan OMC itu persoalan karhutla dapat diselesaikan,” ujar Menhut Raja Antoni.

Menhut Raja Antoni juga meminta seluruh pihak tetap menjaga kondisi karhutla di Jambi. Dia mengatakan meski trennya relatif baik, penambahan hotspot tetap perlu diikuti dengan pengecekan untuk memastikan kondisi fire spot.

Baca Juga:  Menhut Raja Antoni Pantau Langsung Karhutla Kubu Raya Kalbar, Pendinginan Dimassifkan

“Ternyata pagi hari ini bertambah hotspot-nya. Fire spot-nya dicek kembali tadi saya sudah sampaikan pada Kepala BPBD. Relatif ya, relatif oke,” ujar Menhut Raja Antoni.

Menhut Raja Antoni juga meminta seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri hingga masyarakat, bersama-sama berpartisipasi mengatasi karhutla.

“Jadi semua saya harap, Pemda, TNI, Polri, termasuk masyarakat, diharapkan bersama-sama berpartisipasi untuk mengatasi persoalan karhutla ini,” kata Menhut Raja Antoni.

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

Reporter : Edo Lembang

Berita Terkait

Penindakan Karhutla, Menhut Raja Juli Pastikan Perusahaan Besar Ditindak
Kemenaker : Peringkat 19 Dunia di WSC 2026 Bukti Ketangguhan Talenta Vokasi Indonesia
Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni : Mereka Tak Bisa Minta Tolong
Komisi IV DPR Apresiasi Kinerja Manggala Agni Kememhut
Menhut Raja Antoni : Banpres Karhutla Bukti Perhatian Presiden Prabowo untuk Masyarakat Sumsel
Cek Langsung Karhutla IKN, Pemerintah Jaga Zona Inti Dari Api
Tegas ! Menhut Kembali Bekukan 3 Perisahaan di Kaltim Terkait Karhutla
Wapres Gibran Tinjau Karhutla Kalbar, Menhut Raja Antoni Dampingi 

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:28 WIB

Penindakan Karhutla, Menhut Raja Juli Pastikan Perusahaan Besar Ditindak

Selasa, 29 September 2026 - 14:20 WIB

Kemenaker : Peringkat 19 Dunia di WSC 2026 Bukti Ketangguhan Talenta Vokasi Indonesia

Jumat, 18 September 2026 - 10:36 WIB

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni : Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Kamis, 17 September 2026 - 13:16 WIB

Komisi IV DPR Apresiasi Kinerja Manggala Agni Kememhut

Selasa, 15 September 2026 - 21:38 WIB

Menhut Raja Antoni : Banpres Karhutla Bukti Perhatian Presiden Prabowo untuk Masyarakat Sumsel

Berita Terbaru