Kelompok Aktivis Tangerang Raya ANTFA Serukan Jaga Perdamaian dalam Menyikapi Momentum September Hitam

- Redaksi

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

posberitautama.com | | Jakarta – Dalam menyikapi momentum September Hitam, kelompok Aktivis Tangerang Raya yang tergabung dalam ANTFA, dalam diskusinya bersama sejumlah aktivis lainnya di Jakarta pada 16 September 2026, menekankan pentingnya menjaga suasana yang aman, damai, dan tertib, serta mengedepankan sikap saling menghormati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Momentum September Hitam hendaknya dipandang sebagai kesempatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya menghargai sejarah dan mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa yang terjadi di masa lalu.

 

“September Hitam memiliki makna yang berkaitan dengan ingatan terhadap sejumlah peristiwa kekerasan dan persoalan hak asasi manusia yang pernah terjadi di Indonesia. Oleh karena itu, penyikapan terhadap momentum tersebut perlu dilakukan secara bijaksana,” ujar Ketua ANTFA kepada media di Tangerang.

Baca Juga:  Kelompok Tani Wanita (KWT) Panen Kangkung Bersama Lurah Pinang Kota Tangerang Rudi Hartono.S.Sos

 

Ia menambahkan, penyampaian aspirasi merupakan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, aspirasi tersebut harus disampaikan dengan tetap memperhatikan ketertiban umum, menghormati hak orang lain, serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik maupun keresahan di tengah masyarakat.

 

“Penyampaian aspirasi merupakan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat, namun harus dilaksanakan dengan tetap memperhatikan ketertiban umum, menghormati hak orang lain, serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan konflik maupun keresahan,” lanjutnya.

Baca Juga:  Aksi Curanmor di Cengkareng Indah Gagal Total, Motor Terkunci Ganda Pelaku Terjatuh dan Ditangkap Warga

 

Hasil diskusi tersebut juga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang beredar di media sosial, khususnya informasi yang dapat mendorong terjadinya tindakan anarkis dan berpotensi merugikan masyarakat luas.

 

“Diskusi ini juga menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh oknum yang menginginkan terjadinya kerusuhan, keributan, dan tindakan anarkisme,” tutup Ketua ANTFA.

 

Reporter : Edo

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Atur Lalu Lintas Sore Hari, Bantu Kelancaran Mobilitas Warga
Anggaran Mebel dan Laptop Disdikbud Tangsel Disorot, LSM KPK – RI Desak Kejati Banten Dalami Laporan
Bareskrim Polri dan BNN Kerahkan 462 Personel, Periksa Sejumlah Kelab Malam di Jakarta dan Tangerang
FKDMI Jakarta Barat Menggelar Aksi Finalis Festival Dai Muda Tahun 2026
Tawuran Pelajar di Cikunir Berawal dari Komunikasi Lewat Instagram, Polisi Amankan Enam Pelajar
Brimob Polda Metro Jaya Kawal Penindakan dan Pemulihan Kampung Ambon
MIO Indonesia Desak Mensesneg Audit Total PPKK Kemayoran dan Hentikan Pungli di Rusun Warga 
Polri Mutasi 12 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan di Bareskrim hingga Kewilayahan Bergeser

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Polda Metro Jaya Atur Lalu Lintas Sore Hari, Bantu Kelancaran Mobilitas Warga

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Anggaran Mebel dan Laptop Disdikbud Tangsel Disorot, LSM KPK – RI Desak Kejati Banten Dalami Laporan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Bareskrim Polri dan BNN Kerahkan 462 Personel, Periksa Sejumlah Kelab Malam di Jakarta dan Tangerang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:11 WIB

FKDMI Jakarta Barat Menggelar Aksi Finalis Festival Dai Muda Tahun 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Tawuran Pelajar di Cikunir Berawal dari Komunikasi Lewat Instagram, Polisi Amankan Enam Pelajar

Berita Terbaru